Daerah

Proyek Pagar SMPN Suka Mana Diduga Tidak Transparansi

1290
×

Proyek Pagar SMPN Suka Mana Diduga Tidak Transparansi

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, MUSI RAWAS – proyek pembangunan pagar SMPN Suka Mana kecamatan Stl Ulu terawas kabupaten musi rawas ,proyek tersebut tidak tahu asal usul sumber dananya dari mana dikarenakan papan proyek tidak terpasang dilokasi bangunan. sabtu (21/8/2021).

TONTON JUGA VIDEO : Diduga Proyek Siluman Muncul Diwilayah Kelurahan Mauk Timur

Advertisement
scroll ke atas

Proyek pembangunan pagar tersebut, telah mengkakangi Undang-undang No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

sementara itu tukang yang mengerjakan proyek bangunan SMPN Suka mana sering gonta – ganti dikarnakan suka molor dan diperhambat didalam pembayaran gaji.

Menurut keterangan dari MK (inisial) dari salah satu pekerja ia bekerja baru satu minggu meneruskan pekerjaan awal yang sudah berhenti akibat tidak sesui dengan gaji yang di terima sering molor gaji yang di janjikan oleh parno selaku pengesub pekerja ,”Setahu saya pemborongnya, cuma parno yang berasal dari desa sumberejo kecamatan megang sakti, yang meminta saya untuk bekerja di proyek ini, setelah itu parno tidak pernah datang kelokasi ini lagi, sesudah menyuruh saya bekerja, sampai saat ini sembakopun habis parno belum kunjung datang, saya dan teman-teman pekerja bingung, siapa yang memberi gaji jika parno tidak datang kesini, dan saya tidak memiliki nomor Handphone parno. Ungkapnya

awak media bertanya kepada MK selaku pekerja, siapa pemborongnya, dalam melakukan kegiatan ini dan dana sumbernya dari mana, “MK hanya menjawab saya tidak tau pemborong nya, yang menyuruh saya bekerja parno kalau pemborong saya tidak begitu paham, RAB nya saja baru hari ini (21.08.2021) diberikan kepada saya, itupun yang memberi RAB pengawas, selama ini saya bekerja tanpa RAB (Rencana Anggaran Belanja) dan acuan untuk bekerja.

Lanjutnya lagi, dalam kewajaran jika pekerja pagar sekolah ini tidak betah, ada dua pekerja hari ini pulang ke desa sumberejo, karena sembakonya sudah habis, tidak ada yang mengirimin lagi beras dan uang. sementara kami perbandingkan dengan gaji pekerja di sebelah rehab ruang LAB SMPN ini pekerja di beri gaji Rp.100 ribu dan tukang nya di beri gaji Rp.150 ribu. sementara kami panas panas ngaduk matrial bangunan gaji kami hanya Rp.80 ribu tukangnya hanya di gaji Rp.120 ribu dalam kewajaran jika orang bekerja di sini tidak betah mana gaji sering terlambat dan selalu molor. Tutupnya

“ST (inisial) selaku warga desa suka mana, ikut menyampaikan kepada awak media tentang proyek bangun pagar sekolah SMPN suka mana, menurutnya proyek pagar sekolah itu adalah aspirasi pejabat DPRD desa setempat, tahun 2021 jika memang benar itu adalah aspirasi DPRD, kenapa bisa terlaksana sementara ini adalah masa pandemi dana pembangunan banyak yang di alihkan ke dana covid 19 apakah ada lobi-lobian DPRD itu besar dengan orang pusat” Ujarnya

(AL)

BACA JUGA :  Bupati Minahasa Roring Hadiri Konas XV FK PKB-PGI Kupang

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *