Berdasarkan hasil survei yang dilaksanakan oleh OJK bekerja sama dengan BPS pada tahun 2023, masih terdapat gap antara tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat, sehingga untuk memperkecil gap tersebut, OJK secara konsisten melaksanakan kerja sama, sinergi dan kolaborasi dengan Kementerian, Lembaga dan Akademisi melalui pelaksanaan kegiatan edukasi dalam lingkup desa seperti OJK Ngiring ke Banjar (local wisdom) yang dilaksanakan oleh KOJK Provinsi Bali.
OJK juga telah memiliki Learning Management System Keuangan (LMS Ku) yang dapat diakses oleh semua orang, dengan modul tentang Perbankan, Pasar Modal, IKNB, dan Pelindungan Konsumen, yang tentunya sangat bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat.
Selanjutnya, dalam rangka peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang masif, pada tahun 2024 ini, OJK bekerja sama dengan Universitas Udayana melaksanakan program KKN LIK pada 30 desa di wilayah Kabupaten Badung, Tabanan, Gianyar, Klungkung, Jembrana dan Karangasem, dengan melibatkan 488 peserta KKN LIK sebagai duta literasi keuangan OJK yang akan memberikan edukasi keuangan bagi masyarakat di desa tujuan KKN selama satu bulan penuh.
Sementara itu, Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. drh. I Nyoman Suarsana, MSi., mengapresiasi pelaksanaan Pembekalan Umum KKN dan mendukung langkah OJK melibatkan civitas academica dalam peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat khususnya wilayah perdesaan.